Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) Universitas Airlangga menetapkan Shintya Iftitah Dzikrullah sebagai Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Airlangga periode 2026–2027. Penetapan tersebut dilakukan dalam sidang istimewa MPM yang berakhir pada Ahad (15/3/2026) malam di Gedung Kahuripan Universitas Airlangga, Kota Surabaya.
Dalam kepengurusan mendatang, Shintya akan mendampingi M. Rizqi Senja Virawan yang ditetapkan sebagai Presiden BEM Universitas Airlangga. Penetapan pasangan kepemimpinan tersebut dilakukan setelah melalui rangkaian proses sidang yang diselenggarakan oleh Majelis Perwakilan Mahasiswa Universitas Airlangga.
Dalam kepemimpinan BEM Universitas Airlangga periode 2026–2027, pasangan Rizqi–Shintya mengusung gagasan dan gerakan bertajuk “Cerita Loka”. Konsep tersebut dihadirkan sebagai ruang yang membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan, pengalaman, serta aspirasi di lingkungan kampus.
Usai penetapan tersebut, Shintya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung proses hingga sidang berakhir. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan yang terlibat dalam proses tersebut.
“Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan dari rekan-rekan seperjuangan yang telah membersamai hingga proses sidang berakhir,” ujar Shintya usai penetapan Wakil Presiden BEM Universitas Airlangga.
Kiprah Shintya di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
Shintya Iftitah Dzikrullah, yang akrab disapa Shintya, merupakan mahasiswi Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris di Universitas Airlangga angkatan 2022. Ia juga dikenal sebagai kader aktif Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Surabaya.
Dalam proses kaderisasi organisasi tersebut, Shintya telah mengikuti sejumlah jenjang pelatihan kader, di antaranya Darul Arqam Dasar (DAD) Komisariat Jenderal Soedirman pada tahun 2022 serta Pelatihan Instruktur Dasar (PID) yang diselenggarakan oleh PC IMM Surabaya pada tahun 2024.
Saat ini, Shintya menjabat sebagai Ketua Umum PK IMM Jenderal Soedirman Universitas Airlangga periode 2025–2026. Selain itu, ia juga menjalankan peran sebagai Sekretaris Cendekiawan Institute, lembaga semiotonom di bawah Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan (RPK) PC IMM Surabaya yang bergerak dalam penguatan riset dan pengembangan intelektual kader.
Ia juga pernah terlibat dalam kegiatan Korps IMMawati di bawah naungan Korps IMMawati PC IMM Surabaya pada tahun 2023 sebagai anggota Divisi Intelektual. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas kader perempuan di lingkungan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.
Aktif di Kampus dan Kegiatan Pengembangan Mahasiswa
Sebelum terpilih sebagai Wakil Presiden BEM Universitas Airlangga, Shintya telah memiliki pengalaman organisasi di tingkat universitas. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa di Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Airlangga periode 2024–2025. Dalam posisi tersebut, ia terlibat dalam pengelolaan program advokasi mahasiswa serta penguatan ruang aspirasi mahasiswa di lingkungan kampus.
Selain aktif di organisasi kampus, Shintya juga terlibat dalam kegiatan pengembangan kapasitas mahasiswa. Ia pernah menjabat sebagai Head of Education Development di komunitas Cakap Berbicara yang bergerak dalam pengembangan kemampuan berbicara di depan umum. Dalam kegiatan tersebut, ia berkontribusi dalam penyusunan kurikulum pembelajaran public speaking yang terintegrasi bagi berbagai tingkat kemampuan peserta.
Shintya juga tercatat sebagai penerima Beasiswa Aktivis Nusantara Angkatan 15. Dalam program tersebut, ia menginisiasi proyek kepemimpinan bertajuk “Suaka Toer”, yang berfokus pada penguatan gerakan literasi di kalangan mahasiswa. Program tersebut bertujuan untuk mendorong mahasiswa mengembangkan kebiasaan membaca dan berdiskusi di lingkungan kampus.
Prestasi di Bidang Akademik dan Kompetisi
Selain aktif dalam kegiatan organisasi, Shintya juga mengikuti berbagai kegiatan kompetisi. Ia pernah menjadi finalis lima besar dalam kegiatan TEDx Universitas Airlangga 2025 serta finalis dalam kompetisi Airlangga Youth Entrepreneurship 2025.
Sejak masa sekolah, ia juga pernah mengikuti berbagai kompetisi di bidang bahasa Inggris. Beberapa di antaranya adalah Juara III Pidato Bahasa Inggris tingkat provinsi serta Juara II Olimpiade Bahasa Inggris tingkat eks Karesidenan Bojonegoro.
Di akhir kegiatan, Shintya juga menyampaikan pesan kepada kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Kota Surabaya.
"Dimana pun kader IMM berada harus mampu menularkan nilai-nilai kebaikan, dan senantiasa bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya."
Oleh: Syafril Harsya, Ketua Cendekiawan Institute & Ketua Bidang Riset dan Kajian Keilmuan Koorkom IMM UINSA
Komentar (0)
Silakan masuk untuk meninggalkan komentar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!